Ini adalah kisah nyata yang terjadi di Italia. Bercerita tentang betapa pentingnya arti sebuah persahabatan. Just share...
Saat itu ada 3 orang anak muda di Italia yang bernama Fernando, Tores dan Maria. Mereka berteman sejak lama. Kepribadian mereka sudah dikenal betul satu dengan yang lainnya. Awalnya Fernando memang lebih kenal sejak dulu sebelum mereka bertemu Maria. Kedua anak muda itu memang sering menemukan kesulitan dan masalah-masalah pribadi yang pada akhirnya mereka menemukan jalan buntu dan tidak peduli akan masalah. Sampai pada suatu hari mereka mengenal Maria si wanita muda baik hati itu, semua kesulitan dan masalah Fernando dan Tores bisa terbantu karena saran dan kritik dari Maria. Sejak saat itu mereka bersahabat baik. Mereka selalu pergi bersama kemanapun mereka ingin pergi. Mereka belajar hidup untuk saling mengingatkan. Mereka belajar hidup untuk saling mendengarkan. Dan, Mereka belajar hidup untuk saling mengerti. Hari berjalan begitu Indah. Sampai akhirnya Fernando bertemu dengan seorang wanita cantik yang bernama Julia. Fernando terbuai akan kecantikan Julia, akhirnya Fernando memutuskan untuk menjadi kekasih hatinya. Kemudian, Fernando mengenalkan pada kedua sahabatnya itu. Maria dan Tores berfikir apapun keputusan Fernando itu adalah keputusan yang terbaik. Namun suatu malam Maria melihat Julia masuk ke sebuah diskotik dan ternyata Julia sering bermain di diskotik. Esoknya, Maria langsung memberitahu Fernando bahwa Julia bukan wanita baik2 untuk Fernando. Tetapi, Fernando tidak percaya. Ia langsung membantah keras tudingan Maria. “aku tahu Julia seperti apa! Kau maria! Jangan sekali kali menuduh Julia dengan kejelekannya! Bagiku dia adalah wanita pilihanku! Jangan kau campuri urusanku!” tuturnya. Maria terdiam dan menangis melihat Fernando bersikap seperti itu. Sampai akhirnya Fernando tak peduli lagi bila mereka berkumpul. Ia lebih memilih pergi dengan wanitanya. Tores bertanya kepada Maria, “apa kau tidak takut Fernando melupakan kita?” maria menjawab “Tidak, karena pada akhirnya ia akan pulang kepada kita setelah ia merasakan susah”. Hari terus berjalan, tak disangka bahwa Tores bosan dengan kehidupannya lalu ia bergabung dengan geng motor. Maria melihat sosknya telah berbeda dari cara bicaranya yang menjadi kasar, hingga kelakuannya yang tak peduli akan sahabatnya. Telah Maria sadari bahwa ia begitu sejak ia bergaul dengan geng motor itu. Maria bertanya pada Tores, “tidakkah kau sadar? Bahwa orangtuamu sangat mengkhawatirkanmu?” “aku senang dengan aku yang sekarang, Maria, kau terlalu jauh mengurusi kami. Lebih baik kau pergi dari kehidupan kami karena tak ada dirimu pun kami tak apa-apa. Pada awalnya kita memang tidak kenal dan kau memang bukan siapa2”. Jawab Tores. Melihat kedua temannya yang tak lagi menghargainya, akhirnya Maria berjanji untuk tidak mencampuri urusan mereka. Sampai pada suatu saat, Fernando dikhianati kekasihnya yang ternyata Julia selingkuh dengan Pria lain dan Tores yang dikeluarkan dari geng motor karena tak mampu mebelikan minuman. Mereka berdua bertemu kemudian mereka menyadari bahwa selama ini mereka telah mengesampingkan persahabatan mereka. Saat itu Maria sudah tak terlihat lagi. Akhirnya mereka berdua datang ke rumah Maria yang jauh namun kini kosong. Dan tetangganya berkata kepada mereka bahwa Maria sudah meninggal dunia dari 3 bulan yang lalu. Mereka berdua tercengang setelah mereka mendatangi makam Maria. Maria kini sudah tiada. Selanjutnya, hanya penyesalanlah yang datang pada mereka berdua karena mereka sama sekali tidak memperhatikan bahwa kritik dari Maria, teguran dari Maria merupakan suatu hal untuk menyelamatkan mereka. Akhirnya mereka tau betapa berartinya sebuah persahabatan bila kita mengingat dan menghargainya.
Dari cerita ini dapat kita petik bahwa ucapan dari seorang sahabat memang sering diabaikan. Namun sebenarnya ucapan sahabatlah yang menyelamatkan kita. Seringkali kita lupa akan sahabat kita pada saat kita berada di titik kesenangan masing-masing. Tapi, apa kalian tahu? Sahabat adalah tempat ketiga dirimu pulang setelah Tuhan dan keluarga mu. Sahabat adalah orang yang paling mengenalmu dan dekat denganmu. Tanpa disadari bahwa kalian sebenarnya punya sahabat yang baik yang memperhatikan kalian tapi kalian tak pernah sadari itu karena kalian tak peduli akan mereka. Yang kalian tahu yang penting diri kalian merasa senang dengan kehidupan kalian sekarang. Ya, itulah manusia, mereka akan selalu memikirkan diri sendiri ketimbang orang lain. Namun perlu diingat, tidak ada orang yang dipertemukan dengan cara tidak sengaja atau dianggap hanya selewat saja. Setiap pertemuan itu sudah di takdirkan oleh Tuhan agar kita tahu arti dari sebuah kehidupan. Dan satu hal lagi, kalian baru akan tahu betapa berharganya seseorang setelah kalian kehilangan orang tersebut. Jika kalian belum merasakan berharganya seseorang, berarti orang tersebut memang belum hilang. Semoga cerita ini dapat kita ambil nilai-nilainya. Dan semoga kita bisa lebih menghargai dan mengingat sahabat kita.













